Palu, 26 September 2026–Guru Besar UNTAD, Prof. Dr. Sahrul Saehana, M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pembuatan Alat Peraga Pembelajaran IPA Fisika yang dilaksanakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Terpadu Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kota Palu, Sabtu, 26 September 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kementerian Agama Kota Palu dan diikuti dalam rangka penguatan kompetensi guru dalam pemanfaatan alat peraga pembelajaran.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru IPA dan Fisika di lingkungan madrasah. Sebelumnya, MGMP IPA Terpadu MTs Kementerian Agama Kota Palu mengundang Prof. Sahrul untuk memberikan materi dalam kegiatan sosialisasi alat peraga pembelajaran IPA Fisika.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Sahrul tidak hanya memberikan pemaparan konseptual, tetapi juga memandu materi utama yang dilengkapi dengan praktik alat peraga. Materi yang diberikan mencakup pengenalan konsep dan efektivitas alat peraga dalam pembelajaran IPA Fisika. Peserta juga memperoleh kesempatan mengikuti demonstrasi penggunaan alat peraga serta melakukan simulasi dan praktik secara langsung. Pendekatan tersebut membuat kegiatan tidak berhenti pada penyampaian materi secara teoritis. Guru peserta diajak melihat bagaimana alat peraga dapat digunakan sebagai bagian dari proses pembelajaran IPA dan Fisika di kelas.
Kegiatan diawali dengan penguatan pembelajaran IPA dan Fisika melalui alat peraga yang disampaikan oleh Hj. Siti Rahmilia, S.Pd., M.Pd., selaku Pengawas Pembina MGMP. Sesi tersebut menjadi pengantar sebelum memasuki materi utama yang disampaikan Prof. Sahrul. Melalui praktik langsung, peserta dapat memperoleh pengalaman dalam mengenali penggunaan alat peraga dan mengaitkannya dengan kebutuhan pembelajaran. Sesi ini sekaligus memberikan ruang bagi guru untuk mendiskusikan berbagai kemungkinan penerapan alat peraga dalam pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan juga menyediakan sesi tanya jawab dan diskusi setelah materi utama dan praktik alat peraga. Sesi ini dimanfaatkan untuk membahas berbagai kendala serta penerapan alat peraga dalam pembelajaran di kelas.
Forum diskusi menjadi bagian penting karena guru dapat menyampaikan pengalaman maupun persoalan yang dihadapi dalam pembelajaran IPA dan Fisika. Pembahasan tersebut memungkinkan materi yang disampaikan dalam kegiatan dikaitkan dengan kondisi pembelajaran yang dihadapi guru.
Kehadiran Prof. Sahrul dalam kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan komunitas guru madrasah. Kapasitas akademisi perguruan tinggi dapat dimanfaatkan untuk memberikan pengayaan kepada guru, terutama dalam pengembangan pembelajaran IPA dan Fisika berbasis pengalaman konkret.
Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi guru untuk memperkuat keterampilan dalam memanfaatkan dan mengembangkan alat peraga pembelajaran IPA Fisika. Selain pemahaman mengenai konsep dan efektivitas alat peraga, peserta memperoleh pengalaman melalui demonstrasi dan praktik langsung sebagaimana dirancang dalam kegiatan.
Bagi Prof. Sahrul, keterlibatan dalam kegiatan MGMP tersebut menjadi bagian dari kontribusi akademisi UNTAD dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Melalui kegiatan yang memadukan pemaparan, demonstrasi, praktik, dan diskusi, penguatan kapasitas guru diharapkan dapat berlanjut pada penerapan alat peraga dalam pembelajaran IPA dan Fisika di kelas.