Prof. Ijirana Terlibat dalam Penyusunan Panduan Teknis Pengisian dan pemutakhiran Data Profil Penyelenggara PPG

0
20

Jakarta, 10 Mei 2026_Dosen Universitas Tadulako, Prof. Ijirana, kembali dipercaya bersama beberapa akademisi dan pakar pendidikan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam agenda strategis nasional bidang pendidikan profesi guru melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Profesi Guru, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Keterlibatan tersebut berlangsung dalam rangkaian beberapa kegiatan, yaitu;  reviu Panduan teknis Pengisian dan pemutakhiran Data profil LPTK Penyelenggara PPG Tahun 2026, finalisasi Panduan Umum Penjaminan Mutu PPG, dan finalisasi pembahasan RPM tentang perubahan Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024 tentang PPG.

Pada kegiatan pertama, Prof. Ijirana menjadi salah satu peserta yang diundang dalam agenda “Reviu Panduan teknis Pengisian dan pemutakhiran Data profil LPTK Penyelenggara PPG Tahun 2026,” yang dilaksanakan pada 5–7 Mei 2026 di Nemuru Hotel Ciputat, Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut diselenggarakan Direktorat Pendidikan Profesi Guru sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan PPG Tahun 2026, khususnya dalam memperkuat sistem penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan profesi guru di Indonesia.

Pada kegiatan kedua, Prof. Ijirana terlibat dalam “Finalisasi Panduan Teknis Pengisian dan Pemutakhiran Data Profil LPTK Penyelenggara PPG Terintegrasi Aplikasi SIM PPG” yang berlangsung pada 11–13 Mei 2026 di Ruang Sidang Direktorat PPG, Gedung C Lantai 19 Kemendikdasmen, Jakarta. Dalam agenda tersebut, Direktorat Pendidikan Profesi Guru melakukan finalisasi sejumlah instrumen penting, termasuk finalisasi instrumen evaluasi diri kapasitas LPTK penyelenggara PPG serta finalisasi instrumen evaluasi, naskah urgensi, dan paparan RPM perubahan regulasi PPG.

Kehadiran dosen Untad dalam dua agenda nasional tersebut menunjukkan keterlibatan aktif Universitas Tadulako dalam penguatan tata kelola dan penjaminan mutu pendidikan profesi guru di tingkat nasional. Selain melibatkan unsur Direktorat Pendidikan Profesi Guru, kegiatan tersebut juga menghadirkan perwakilan Pusdatin, praktisi pendidikan, pengembang sistem informasi pendidikan, hingga akademisi dari beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Yogyakarta, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Direktorat Pendidikan Profesi Guru dalam surat resminya menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kebijakan pendidikan profesi guru serta penjaminan mutu penyelenggaraan PPG Tahun 2026. Melalui forum tersebut, para peserta diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran dan masukan konstruktif terhadap sistem pendataan, evaluasi kapasitas LPTK, serta penguatan standar mutu penyelenggaraan pendidikan profesi guru di Indonesia.

Keterlibatan Prof. Ijirana sekaligus mencerminkan kontribusi akademisi Universitas Tadulako dalam mendukung pengembangan kebijakan pendidikan nasional, khususnya dalam peningkatan kualitas lembaga penyelenggara Pendidikan Profesi Guru yang adaptif dan berbasis penjaminan mutu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here