Palu, 14 Maret 2026__Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang berlangsung pada 9 hingga 13 Maret 2026 di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola birokrasi yang profesional dan berbasis merit.
Seleksi tersebut diikuti oleh 82 peserta yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), baik dari lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah maupun pemerintah kabupaten di wilayah Sulteng. Para peserta terdiri dari pejabat eselon II dan III yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi terbuka.
Pelaksanaan seleksi ini dirancang untuk menjaring calon pimpinan tinggi pratama yang memiliki kompetensi manajerial, integritas, serta kapasitas kepemimpinan yang memadai dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Tahapan seleksi mencakup berbagai aspek penilaian, mulai dari penelusuran rekam jejak (track record) hingga pendalaman makalah yang disusun oleh peserta. Pendalaman tersebut dilakukan melalui metode wawancara guna menggali lebih jauh pemahaman, visi, serta kemampuan analisis peserta terhadap isu-isu strategis pemerintahan.
Dalam proses wawancara, peserta diuji secara langsung oleh tim panitia seleksi terkait substansi makalah yang telah disusun. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa gagasan yang disampaikan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Panitia seleksi terdiri dari unsur pemerintah daerah dan kalangan akademisi. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah bertindak sebagai ketua panitia seleksi, didampingi oleh unsur Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah.
Selain itu, keterlibatan akademisi dalam panitia seleksi menjadi bagian penting untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian. Akademisi yang terlibat antara lain Prof. Dr. Slamet Riyadi Cante, M.Si dan Prof. Dr. Jayani Nurdin, M.Si yang memberikan perspektif ilmiah dalam proses seleksi.
Kehadiran akademisi diharapkan mampu memperkuat proses evaluasi, khususnya dalam menilai kualitas pemikiran strategis, kemampuan analisis kebijakan, serta integritas peserta sebagai calon pimpinan perangkat daerah.
Seleksi terbuka ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menerapkan prinsip sistem merit dalam pengisian jabatan struktural. Dengan mekanisme terbuka, diharapkan proses seleksi berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari intervensi non-profesional.
Melalui proses ini, pemerintah daerah berupaya mendapatkan figur-figur pemimpin yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu mendorong inovasi dan peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah.
Hasil seleksi nantinya akan menjadi dasar dalam penetapan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sesuai dengan kebutuhan organisasi dan arah kebijakan pembangunan daerah.
Dengan pelaksanaan seleksi terbuka ini, diharapkan kualitas birokrasi di Sulawesi Tengah semakin meningkat serta mampu memberikan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

