Palu, 07 Januari 2026– Universiti Sains Malaysia (USM) melalui School of Civil Engineering menyelenggarakan kuliah tamu internasional pada awal Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bagian dari penguatan pembelajaran mata kuliah Disaster Management. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Webex dan diikuti oleh mahasiswa program sarjana teknik sipil.
Kuliah tamu tersebut menghadirkan dosen dari Universitas Tadulako (UNTAD) sebagai narasumber yang membagikan perspektif dan pengalaman akademik terkait penanganan bencana hidrometeorologi di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya USM memperluas wawasan mahasiswa melalui pemaparan kasus nyata dari kawasan Asia Tenggara.
Materi perkuliahan mengangkat topik “Karakteristik banjir bandang dan aliran debris serta strategi mitigasi untuk pengurangan risiko bencana, dengan studi kasus dari beberapa wilayah rawan bencana di Indonesia”. Paparan materi menekankan hubungan antara kondisi geomorfologi, perubahan tata guna lahan, dan intensitas curah hujan terhadap terjadinya bencana banjir bandang.
Dalam perkuliahan tersebut, Prof. Dr. Ir. I Gede Tunas, ST, MT, dosen Jurusan Teknik Sipil UNTAD, menyampaikan materi berdasarkan hasil riset dan pengalaman lapangan. Penyampaian materi difokuskan pada pendekatan teknis dan manajerial dalam mitigasi bencana, yang relevan dengan konteks pembelajaran teknik sipil.
Kuliah tamu berlangsung selama sekitar satu setengah jam, terdiri atas sesi pemaparan dan diskusi. Mahasiswa USM menunjukkan antusiasme dengan mengajukan pertanyaan seputar perbandingan penanganan banjir bandang di Indonesia dan Malaysia, serta tantangan penerapan mitigasi bencana di wilayah berkembang.
Pihak pengelola mata kuliah Disaster Management menilai bahwa kuliah tamu ini memberikan nilai tambah bagi proses pembelajaran, khususnya dalam memahami praktik mitigasi bencana yang diterapkan di negara lain dengan karakteristik kebencanaan yang berbeda.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan jejaring akademik antara Universitas Tadulako dan Universiti Sains Malaysia. Kolaborasi semacam ini dinilai penting dalam mendukung pertukaran pengetahuan, pengalaman riset, dan pengembangan kapasitas akademik di bidang kebencanaan.
Selain memperkaya materi perkuliahan, kuliah tamu internasional tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lanjutan, baik dalam bidang pendidikan, penelitian bersama, maupun pengabdian kepada masyarakat, khususnya terkait isu pengurangan risiko bencana.
Melalui kegiatan ini, USM dan UNTAD menegaskan komitmen bersama dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas pembelajaran yang responsif terhadap tantangan global.
Kuliah tamu ini menutup rangkaian awal perkuliahan dengan diskusi interaktif yang memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi persoalan bencana yang bersifat lintas batas.


