Seminar Akhir Roadmap Pengendalian Inflasi Sigi 2025 Hadirkan Dua Guru Besar UNTAD

0
125

Sigi, 03 Desember 2025 – Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) secara resmi menggelar Seminar Akhir Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah (PID) Tahun 2025, Selasa, 2 Desember 2025, di Aula Kantor Bupati Sigi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah memperkuat strategi meredam tekanan inflasi yang selama beberapa tahun terakhir menjadi beban bagi masyarakat.

Acara turut menghadirkan dua akademisi sekaligus tenaga ahli dari Universitas Tadulako (UNTAD), yaitu Prof. Dr. rer. pol. Patta Tope, SE. dan Prof. Dr. Muhammad Yunus Kasim, SE., M.Si., yang berperan menyajikan hasil kajian teknis sekaligus memberikan rekomendasi strategis bagi Pemkab Sigi dalam penyusunan peta jalan pengendalian inflasi.

Dalam paparannya, Prof. Patta Tope menekankan bahwa inflasi bukan hanya isu ekonomi, tetapi menyangkut stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat desa maupun kota. Ia menjelaskan bahwa sejumlah komoditas strategis yang berpengaruh pada inflasi di Sigi harus dikelola melalui kebijakan berbasis data dan analisis terukur. Penggunaan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) turut dijelaskan sebagai pendekatan dalam menentukan prioritas kebijakan yang paling realistis dijalankan oleh Pemkab Sigi.

Sementara itu, Prof. Muhammad Yunus Kasim, SE., M.Si. memaparkan hasil akhir penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi yang menyoroti empat kategori kebijakan utama: pasokan, distribusi, keterjangkauan harga, dan komunikasi publik. Ia menegaskan perlunya sinkronisasi antar-OPD dalam mengantisipasi fluktuasi harga, terutama pada komoditas pangan yang paling sering memicu inflasi musiman.

Seminar ini menghadirkan berbagai pihak yang berperan penting menjaga stabilitas ekonomi daerah, termasuk Sekretaris Kabupaten Sigi H. Nuim Hayat, Kepala BPS Sigi, serta seluruh unsur organisasi perangkat daerah (OPD). Pemerintah daerah berharap roadmap ini menjadi pijakan kuat dalam merumuskan kebijakan pengendalian inflasi tahun 2025 yang lebih terarah, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekkab Sigi menyampaikan apresiasi kepada tim akademisi UNTAD yang telah mendampingi penyusunan dokumen strategis tersebut. “Tekanan inflasi harus kita hadapi dengan rencana kerja yang akurat dan kolaboratif. Kehadiran para ahli dari UNTAD sangat membantu kami memperkuat pendekatan berbasis bukti,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara para narasumber, OPD teknis, serta stakeholder yang hadir. Banyak masukan disampaikan terutama terkait kebutuhan penguatan data, pemantauan harga real-time, dan strategi jangka panjang untuk menekan dampak inflasi terhadap kelompok rentan.

Dokumentasi kegiatan menunjukkan antusiasme peserta dan kehadiran pimpinan OPD dalam jumlah besar. Kehadiran para pejabat Pemkab Sigi menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjadikan pengendalian inflasi sebagai prioritas pembangunan tahun 2025.

Dengan terlaksananya seminar akhir ini, Pemerintah Kabupaten Sigi optimistis mampu melahirkan kebijakan yang tidak hanya menekan laju inflasi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis keilmuan.